Bulan Puasa Tak Menjadi Kendala PASPAMPRES INDONESIA dalam Berlatih di Korea Selatan

Untuk kali ke-7 PASPAMPRES Indonesia melaksanakan latihan intensif di camp pelatihan PSS Training Centre korea Selatan, 12 s.d 25 Mei 2019.

Latihan yang bertajuk The International Protection and Security Training Course for the Indonesian Presidential Security Forces ini seluruhnya menggunakan bahasa Korea sehingga dalam pelaksanaan pelatihan dibantu oleh Interpreter yang dijabat oleh Mayor Kav Ronald Tampubolon dari Mabesad.

Pelatihan kali ini merupakan pelatihan dasar sebagai Pengamanan Pribadi (Pampri) seperti keterampilan menembak dasar dan reaksi, bela diri, physical fitness, latihan reaksi dalam situasi darurat, mengamankan dan melindungi VVIP serta evakuasi kontijensi maupun tindakan pertolongan darurat.

Berbagai macam teori tentang keamanan dan pelatihan praktis yang langsung dapat dipraktekkan di lapangan saat berdinas di berikan oleh Para profesor dan instruktur dari PSS ROK. Dinamika latihan semakin lebih terlihat, karena didukung dengan fasilitas, sarana dan prasarana latihan yang modern dan lengkap.

Latihan yang bertepatan dengan bulan puasa ini, tidak dianggap sebagai suatu kendala maupun hambatan, selama 2 minggu di camp pelatihan PSS Training Centre, dengan penuh semangat dan antusias seluruh peserta dapat mengikuti semua latihan, ujar Komandan Kontingen Letkol Kav Ricky Arinuryadi.

Semoga latihan yang didapatkan di Korea Selatan dapat menjadikan bekal dalam pelaksanaan tugas pokok Paspampres melaksanakan pengamanan VVIP maupun dalam kerjasama pengamanan tamu Negara baik di Indonesia maupun di Korea Selatan.