Beranda > Berita > Jam Komandan Pertama Danpaspampres

Berita

16 April 2011
Jam Komandan Pertama Danpaspampres
Kategori: Berita (0 view)

“Setia Waspada” Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Brigadir Jenderal TNI Agus Sutomo setelah menjabat sebagai Danpaspampres pada kesempatan pertama langsung memberikan pengarahan penting pada kegiatan Jam Komandan dihadapan seluruh anggota Paspampres di gedung Satria Mako Paspampres Tanah Abang II Jakarta, Selasa (12/4).

Sebelum memberikan arahan Komandan Paspampres yang didampingi oleh Insepektur Paspampres, para Asisten, dan Komandan satuan sesuai dengan tradisi satuan didahului dengan yel-yel Paspampres yang lakukan dengan penuh semangat oleh anggota Paspampres. Dalam arahan dan Jam Komandan yang pertama, Danpaspampres menitikberatkan pada peningkatan disiplin bagi setiap prajurit Paspampres, prajurit Paspampres harus patuh dan taat terhadap semua peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, baik peraturan disiplin, perundang-undangan, baik hukum pidana umum maupun hukum pidana militer, hindari setiap bentuk pelanggaran, karena setiap pelanggaran sekecil apapun akan ada sangsinya.

Menyinggung tentang tugas pokok Paspampres, Paspampres yang berada langsung di Ring I dalam rangka mengamankan Presiden. Wakil Pesiden serta Tamu Negara setingkat Kepala Negara atau Pemerintahan Prajurit Paspampres harus terus meningkatkan kewaspadaan, dihadapkan dengan kemungkinan adanya ancaman dan gangguan yang dapat timbul sewaktu–waktu. Disamping itu Prajurit Paspampres juga harus selalu berlatih dengan baik yang didukung dengan konsentrasi dan kekuatan fisik serta  mental yang prima untuk menjawab tantangan tugas yang berat dalam mengamankan VVIP tersebut.

Lebih lanjut, Komandan Paspampres dalam arahannya mengingatkan agar kita sebagai prajurit Paspampres harus selalu bersyukur atas setiap penghasilan yang diperoleh selama ini dari pemerintah. Berapapun penghasilan yang diterima apabila dikelola dengan baik tentu bisa mencukupi kebutuhan keluarga. “Hindari setiap bentuk pinjaman yang pada akhirnya akan memberatkan prajurit itu sendiri, solusi yang diperlukan untuk menghindari  melakukan pinjaman adalah adanya manajemen keuangan keluarga, sebagai upaya untuk mengatur kebutuhan keluarga yang disesuaikan dengan penghasilan yang diterima”.Ujar Danpaspampres.(Gio)




(mugiyono)
print page