Beranda > Berita > Sertijab Wadan Paspampres dari Marsekal Pertama TNI Amarullah kepada Kolonel Marinir Denny Kurniadi

Berita

15 April 2011
Sertijab Wadan Paspampres dari Marsekal Pertama TNI Amarullah kepada Kolonel Marinir Denny Kurniadi
Kategori: Berita (0 view)

“Setia Waspada” prajurit Paspampres agar meningkatkan keahlian (skill), dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pasukan pengamanan very very important person (VVIP) serta dituntut memiliki naluri taktis pengamanan yang tajam, profesionalisme tinggi dan kemampuan perkiraan sepat dan akurat dalam merespon setiap dinamika tugasnya,"

Demikian diungkapkan Komandan Paspampres Mayjen TNI Waris pada acara serah terima jabatan Wakil Komandan Paspampres, dari Marsekal Pertama TNI Amarullah kepada Kolonel Marinir Denny Kurniadi, di Jakarta, pada Senin (4/4).

Hal lain yang diungkapkan Danpaspampres adalah, Paspampres juga harus cermat dalam mengamati setiap perkembangan strategis nasional, regional dan internasional. Oleh karena itu, prajurit Paspampres dituntut memiliki profesionalitas yang tinggi, kesiapsiagaan dan kewaspadaan yang handal dalam melaksanakan setiap tugas yang diamanatkan negara.

"Profesionalitas dapat dicapai jika dilandasi oleh solidarittas tinggi dan dedikasi yang tinggi serta kesadaran bahwa tugas yang diamanatkan negara merupakan suatu kehormatan, kebanggaan dan harga diri bagi setiap prajurit Paspampres," ujar Danpaspampres.

Keamanan dan keselamatan simbol negara (VVIP) menjadi tugas utama. Jika sekali saja simbol negara tercoreng, maka nama baik Indonesia akan jatuh di mata dunia internasional. Karena itu, Danpaspampres menyakini, bahwa pasukan yang dipimpinnya tidak pernah mau kompromi saat bertugas mengawal orang nomor satu (presiden), nomor dua (wakil presiden) maupun tamu negara penting (VVIP).

Lebih lanjut Danpaspampres menjelaskan bahwa Paspampres tidak pernah mau ambil resiko apapun saat mengamankan keluarga Presiden, Wapres maupun tamu negara setingkat kepala pemerintahan. "Bagi Paspampres semua hal dianggap besar. Tidak ada masalah kecil, yang ada semua masalah besar. Kami dituntut waspada, setia dan teliti," ujar Danpaspampres.

Terkait pergantian jabatan Wadan Paspampres dari Marsekal Pertama TNI Amarullah kepada Kolonel Marinir Denny Kurniadi, Danpaspampres mengatakan, serah terima jabatan atau alih tugas dan jabatan di lingkungan TNI, termasuk Paspampres, merupakan bagian integral dari sistim pembinaan personel. Selain itu, juga merupakan pola pembinaan karier bagi pejabat TNI, juga penyegaran bagi organisasi dalam rangka menyelenggarakan tour of duty dan, tour of area.

"Hal ini dilaksanakan sebagai tuntutan organisasi untuk mengaktualisasikan dan mengembangkan diri dalam melaksanakan peran, fungsi dan tanggung jawab jabatan yang diamanahkan," ujarnya.

Di akhir amanatnya Danpaspampres mengucapkan terima kasih atas pengabdian Marsma TNI Amarullah di Paspampres, karena telah berhasil melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dalam kapasitas sebagai Wadan Paspampres.(Gio)

DSC_7196.JPG

Acara tradisi pelepasan mantan Wadan Paspampres Marsma TNI Amarullah di Mako Paspampres Jakarta.

(mugiyono)
print page