Beranda > Berita > Kunjungan Taruna Akademi TNI dan Polri ke Paspampres

Berita

18 July 2010
Kunjungan Taruna Akademi TNI dan Polri ke Paspampres
Kategori: Berita (0 view)

“Setia Waspada” Komandan Paspampres Mayjen TNI Waris didampingi oleh Irjen Paspampres, Para Asisten Danpaspampres, Komandan Grup, Komandan Detasemen dan Komandan Batalyon Walprotneg menyambut kunjungan Taruna Akademi TNI dan Taruna Akademi Kepolisian di Mako Paspampres Jakarta pada Sabtu (17/7).

Taruna Akademi TNI dan Polri yang berkunjung ke Paspampres tersebut berjumlah 793 Taruna, yang terdiri dari 249 Taruna Akademi Militer, 107 Taruna Akademi Angkatan Laut,  110 Taruna Akademi Angkatan Udara dan 329 Taruna Akademi Kepolisian yang diantaranya 40 Taruni. Turut mendampingi  acara kunjungan Taruna Akademi TNI/Akademi Kepolisian tersebut Komandan Jenderal Akademi TNI Mayor Jenderal TNI (Mar) Nono Sampono, Para Komandan Resimen Taruna serta para pembina dari masing-masing angkatan.

Kunjungan Taruna Akademi TNI/Akademi Kepolisian ke Paspampres merupakan  kunjungan dalam rangka latihan Bhineka Eka Bhakti (BEB) Taruna Akademi TNI dan Polri tingkat I TP 2009/2010 yang telah diprogramkan dan sehari sebelumnya Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian juga telah melakukan kunjungan ke Kodam Jaya Jayakarta maupun satuan-satuan TNI dan Polri di wilayah Garnisun Jakarta. Taruna Akademi TNI/Akademi Kepolisian setibanya di kesatrian Paspampres langsung diarahkan menuju Gedung Pelangi Paspampres untuk mendapat penjelasan dari Komandan Paspampres tentang kondisi Satuan serta tantangan tugas Paspampres  kedepan yang semakin kompleks.

Selesai mendapat penjelasan dari Komandan Paspampres para Taruna  menuju Lapangan Hitam untuk menyaksikan statik show alat peralatan yang dimiliki oleh Paspampres, seperti Pakaian dan alat penjinak Bom yang dimiliki oleh Detasemen Deteksi, Alat komunikasi serta alat Jaming dari Detasemen Komunikasi dan Elektronika, kendaraan khusus Panser Anoa 6x6 terbaru yang khusus digunakan oleh VVIP milik Skuadron Kavaleri Panser, Detasemen Peralatan menampilkan berbagai macam jenis senjata yang dimiliki Paspampres untuk mendukung personil dalam melaksanakan tugas pengamanan serta Detasemen Kesehatan yang menampilkan alat peralatan medis.

Setelah menyaksikan statik show alat peralatan yang mendukung tugas pokok Paspampres, para Taruna menyaksikan keterampilan dan ketangkasan Korps Wanita TNI Paspampres dalam mengendarai sepeda motor kawal dan dilanjutkan dengan demonstrasi bela diri dari para prajurit Paspampres diataranya bela diri karate, Yang Modo oleh Wanita TNI, dan Kakai.

Demontrasi berikutnya yang disaksikan oleh para Taruna adalah simulasi penyelamatan, diasumsikan mobil yang ditumpangi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ani Bambang Yudhoyono tiba-tiba dihadang oleh mobil teroris. Para penumpang yang berada di dalam mobil penghadang itu tiba-tiba memberondong tembakan ke mobil yang ditumpangi SBY. Tar-tar-tar !  Tembakan itu mengarah ke mobil sedan yang ditumpangi Presiden SBY dan Ibu Ani Bambang Yudhoyono, sontak saja mobil Security dan Matan Paspampres menghalangi mobil penembak yang diarahkan kepada Presiden . Mobil Security dan Matan Paspampres itu rela ditembaki demi melindungi Kepala Negara. Presiden dan Ibu Negara pun langsung dievakuasi mobil Presiden dengan arah memutar balik (G tain) manuver kendaraan balik arah berkecepatan tinggi, meninggalkan para teroris yang telah dilumpuhkan oleh Pampri dan Matan.                                          .

Simulasi penyelamatan ketiga adalah saat pemeran Presiden SBY dan rombongan sedang melakukan perjalanan tiba-tiba diserang oleh orang bersenjata tajam, maka lagi-lagi peran Pampri dengan sigap mengamankan Presiden dengan melumpuhkan penyerang tersebut dengan mengggunakan tangan kosong.               

Simulasi penyelamatan keempat adalah saat pemeran Presiden SBY diasumsikan sedang melakukan berpidato di tempat umum, ada aksi demonstrasi anarki. Tiba-tiba para demonstran itu mencoba melempari Presiden dengan air dan barang-barang disekitarnya maka lagi-lagi peran Pampri dan Matan dengan sigap mengamankan Presiden yang terancam keselamatannya.               

Simulasi penyelamatan terakhir adalah evakuasi gedung diasumsikan, adanya ledakan bom di salah satu lantai gedung bertingkat tempat acara Presiden. Tim Matan dan Pampri dengan sigap mengamankan Presiden dengan tehnik rapling membawa Presiden ke Kendaraan Khusus (RANSUS) yang telah disiapkan.

Selesai menyaksikan demontrasi ketangkasan prajurit Paspampres dalam pengamanan VVIP para Taruna Akademi TNI dan Taruna Akademi Kopolisian diberi kesempatan melakukan dialog dengan prajurit Paspampres sebelum kembali ke Home Base mereka di Satmingkal masing-masing (gio)
DSC_2072.JPG
Komandan Paspampres Mayjen TNI Waris menerima cendera mata dari Taruna Akadeni TNI yang diserahkan secara simbolis pada acara kunjungan Akademi TNI dan Polri di Mako Paspampres Jakarta Sabtu (17/7)
DSC_2156.JPG

Taruna Akademi TNI dan Polri di Stand Detasemen Perbekalan mendapat penjelasan tentang tugas dan peran Denbekang Paspampres dalam mendukung tugas pokok Paspampres.

(mugiyono)
print page