Beranda > Berita > Menara Eiffel " Ikon Wisata Terkenal Dunia di Kota Paris "
Serba-serbi

" Setia Waspada " Dengan berakhirnya rangkaian kunjungan resmi Presiden RI ke Perancis, Tim Pendahulu Perancis yang beranggotakan Letkol Tek Sardar Gaffar, Letkol Inf Akhmad Sinaga, Kapten Inf Frega F. Wenas, Lettu Mar Kokoh Riyanto dan Serka Tri berkesempatan untuk berkeliling Kota Paris termasuk mengunjungi Menara Eiffel yang menjadi salah satu ikon wisata yang wajib dikunjungi apabila berkunjung ke Kota Paris. Tim Pendahulu Perancis mendapatkan sebuah kesempatan dan pengalaman berharga untuk dapat berkeliling dan bahkan bergambar bersama dengan latar belakang Menara tersebut.
Menara Eiffel merupakan sebuah menara besi yang dibangun di Champ de Mars, tepatnya di tepi Sungai Seine di Paris, yang mana telah menjadi salah satu ikon wisata terkenal dunia. Menara ini adalah bangunan tertinggi di Paris yang dinamai setelah perancangnya, insinyur Gustave Eiffel dan memiliki tinggi 325 m yang juga terdiri dari antena setinggi 24 m.
Ketika selesai dibangun pada tahun 1889, menara ini menjadi yang tertinggi di dunia hingga tahun 1930, di mana beralih kepada Chrysler Building di New York City. Menara Eiffel sekarang ini merupakan menara paling tinggi di Paris namun yang tertinggi kelima di Perancis. Struktur besinya berbobot 7.300 ton sementara keseluruhan struktur termasuk komponen non-besinya berbobot 10.000 ton.
Tingkat pertama dan kedua dapat diakses dengan tangga dan lift. Sebuah loket tiket di menara selatan menjual tiket ke anak tangga yang dimulai di tempat itu. Di platform pertama tangga menaik dari menara timur dan pertemuan tingkat ketika hanya dapat diakses dengan lift. Dari platform pertama atau kedua tangga dibuka bagi semua orang yang naik dan turun tergantung apabila mereka telah membeli tiket lift atau tiket tangga. Jumlah anak tangga 9 ke loket tiket di dasar, 328 ke tingkat pertama, 340 ke tingkat kedua dan 18 ke platform lift di tingkat kedua. Ketika keluar lift di tingkat ketiga terdapat 15 anak tangga naik menuju platform observasi atas. Jumlah anak tangga dituliskan secara bertahap di sisi tangga untuk memberikan tanda tangga naik. Kebanyakan tangga naik memberikan pemandangan langsung ke bawah atau sekitar menara meskipun beebrapa anak tangga pendek tertutup.
(Frega F Wenas)

