Beranda > Berita > Humen Shield/Perisai Hidup

Artikel

14 September 2009
Humen Shield/Perisai Hidup
Kategori: Artikel (0 view)


Nama            : Paspampres
Hari Jadi      : 3 Januari 1946
Markas          : Tanah Abang II Jakarta Pusat.
Motto            : Setia Waspada


    Perisai (Shield) diartikan sebagai sebuah perlengkapan pelindung yang digunakan untuk menahan serangan. Jika dalam perang kuno perisai terbuat dari lempengan besi atau baja’ bagi Paspampres perisai malah diartikan sebagai dirinya sendiri. Merekalah humen shield / perisai hidu. Salah satu dari sedikit pasukan terbaik di dunia yang merelakan hidupnya secara sadar untuk negara.

 


Dari beberapa komando utama TNI yang populer di masyarakat diantaranya Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden) yang mempunyai tugas pokok Melaksanakan Pengamanan fisik langsung jarak dekat terhadap Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya serta Tamu Negara setingkat Kepala Negara/Pemeritahan beserta keluarganya yang sedang melakukan kunjungan di     Indonesia. Dimana ada Presiden  atau Wakil Presiden disitu pulalah mereka berdiri mengawal sebagai perisai hidup berdiri tegap sementara mata mereka tidak pernah berhenti melirik kesemua arah. Seakan tak ingin sejengkalpun lepas dari pantauan.Setiap orang yang ingin mendekati kepala negara pasti berhadapan dulu dengan pria-pria berjas dan berkaca mata hitam ini.Karena tugas dan tanggung jawab itu pula, tak jarang Paspampres mendapat kecaman dan sorotan publik Ungkapan sok galak,berlebihan, terlalu keras, tidak manusiawi, mungkin sedikit dari umpatan relatif sopan yang masih bisa dituliskan dari mereka yang pernah berurusan dengan Paspampres. Namun jika ditanyakan balik bersediakah tuan-tuan bertanggung jawab atas keselamatan Presiden ?

Ingat kasus pelemparan sepatu Presiden George Bush di Irak’ pada bulan Desenber 2008 atau Anda juga mungkin masih ingat sikap berani mati Agen Tim McCrathy ketika merelakan tubuhnya diterjang Timah panas John Hinckley Jr’ yang sebenarnya ditujukan kepada Presiden Ronald Reagen. McCarthy terkena satu peluru Kaliber 22 mm yang masuk keperutnya, namun berhasil diselamatkan. Ingat juga penembakan Presiden Timor Leste Ramos Horta.
berita/BEGROND.jpg

Guard  Presidential Security
Peristiwa serupa juga pernah terjdi di Indonesia pada 7 Desenber 1957 peristiwa Cikini ketika mobil Limousine merk Buick yang ditumpangi Presiden Soekarno dan keluargaya dilempari Granat oleh sekelompok pemuda. Peristiwa terakhir yang cukup menggemparkan terjadi pada 29 Juni 2007 di Ambon. Saat menghadiri Peringatan Hari Keluarga Nasional ke – 14 di Lapangan Merdeka Ambon, tiba-tiba dihadapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono datang penari Cakalele diluar dari susunan acara protokoler. Dalam kejadian yang berlangsung cepat tu mereka kemudian mengibarkan bendera Republik Maluku Selatan (RMS). Aksi tersebut tidak berlagsug lama kerana dengan sigap sejumlah personil Pengamanan Pribadi Grup A Paspampres merangsek ketengah lapangan dan menbekuk pelaku insiden.

Kondisi seperti inilah yang selalu menghantui Paspampres sehingga dalam melaksanakan tugasnya personil Paspampres tidak mau ambil resiko sekecil apapun. Sebenarnya sikap berlebihan Paspampres tidaklah janggal jika publik memahami  tugas dan tanggung jawabPaspampres / Kotama TNI yang dipimpin Jenderal berbintang dua ini, Setia Waspada itulah motto Paspampres.

(mugiyono)
print page