Beranda > Berita > YONWAL PASPAMPRES SEBAGAI PASKIBRAKA HUT RI KE 64 Di ISTANA MERDEKA

Artikel

04 September 2009
YONWAL PASPAMPRES SEBAGAI PASKIBRAKA HUT RI KE 64 Di ISTANA MERDEKA
Kategori: Artikel (0 view)

"Detik - detik yang paling bersejarah adalah lahirnya Negara kesatuan Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 bendera merah putih dikibarkan diseluruh pelosok negeri. Bagi bangsa Indonesia. Warna merah dan putih mempunyai arti yang sangat dalam. Warna merah putih mempunyai arti/makna dengan semangat dan tekad yang suci berarti keberanian bangsa Indonesia untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia sepanjang masa".

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau yang dikenal dengan sebutan PASKIBRAKA sudah terbentuk semenjak HUT Kemerdekaan RI yang pertama tahun 1946. Sampai dengan sekarang seiring berjalannnya waktu pada pelaksanaan HUT Kemerdekaan RI ke 64 tahun 2009. Batalyon Pengawal Paspampres yang secara keseluruhan adalah Prajurit - prajurit Yonwal Paspampres selalu tampil dalam melaksanakan tugasnya sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di Istana Merdeka,mendampingi para pelajar - pelajar terpilih dari seluruh Indonesia. Yonwal Paspampres yang tergabung dalam kelompok 8 (pengapit) dan kelompok 45 (pengawal) mempunyai peran penting dalam mengawal bendera pusaka yaitu Sang Saka Merah Putih.

Persiapan dan Latihan
Dalam kurun waktu 1 bulan sebelum perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 64 dilakukan pemilihan dan seleksi yang ketat oleh para pelatih yaitu Serka Sugiarto, Serka Tri Susilo dan Serka Sugeng dibawah pengawasan Kapten Cpm Sukardi selaku Koordinator latihan serta Kapten Cpm Taryono dan Lettu Cpm Yudha Pratama selaku Danki Walis,dalam pembentukannya Tim Paskibraka yang diambil dari Kompi Walis ini seluruhnya berjumlah 86 orang. Selanjutnya akan dibentuk menjadi Pok 8, Pok 45 dan Pengawal Tiang (Walting).

Latihan awal yang dilaksanakan pada tanggal 14 s.d 31 Juli 2009 di Lap.Mako Paspampres untuk pembentukan kelompok dan kerapihan formasi barisan. Setelah itu pada tanggal 1 s.d 13 Agustus 2009 latihan dilaksanakan di Lap. Kwarnas Bumi Perkemahan Cibubur untuk bergabung dengan pelajar - pelajar terpilih dari seluruh Indonesia dibawah pengawasan Gartap I/Jkt selaku Sub Bid Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 64. Latihan ini dimaksudkan untuk penyesuaian dan persamaan langkah serta untuk mematangkan formasi-formasi barisan yang sesuai dengan background Istana Merdeka.

Selama latihan di Cibubur ini dilaksanakan juga gladi kotor 3 dan gladi kotor 4 yang diikuti oleh seluruh pasukan upacara TNI dan Polri yang nantinya akan terlibat pada Detik - detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI ke 64 di Istana Merdeka. Setelah rangkaian latihan di Cibubur selesai selanjutnya pada tanggal 14 Agustus 2009 dilaksanakan rangkaian gladi kotor 1 dan gladi kotor 2 di halaman Istana Merdeka.

Keesokan harinya pada tanggal 15 Agustus 2009 dilaksanakan gladi bersih di halaman Istana Merdeka, seluruh susunan acara HUT Kemerdekaan ke 64 digelar mulai dari pakaian dan perlengkapan yang sebenarnya digunakan pada saat gladi bersih tersebut. Waktu dan jam pelaksanaan disesuaikan dengan yang sebenarnya mulai dari pengibaran bendera dan penurunan bendera.

Detik - Detik Proklamasi
Tibalah saat yang ditunggu - tunggu oleh seluruh warga bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2009 di halaman Istana Merdeka peringatan Detik - detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI ke 64 dilaksanakan. Sebagai Inspektur upacara Presiden Republik Indonesia Dr.H. Susilo Bambang Yudhoyono dan para undangan yang dihadiri oleh Wakil Presiden RI, pejabat - pejabat tinggi negara, para Duta besar negara - negara sahabat, pejabat tinggi TNI / Polri serta para keluarga pejuang juga turut hadir, serta jutaan masyarakat yang turut menyaksikan secara langsung dari halaman Istana Merdeka maupun dari media elekronik yang disiarkan langsung melalui stasiun - stasiun tv ke seluruh tanah air.

Tepat pukul 10.00 Wib Peringatan Detik - detik Proklamasi HUT Kemerdekaan ke 64 dimulai, Dentuman Meriam dari halaman Monas dan iringan suara sirene mengawali rangkaian detik - detik Proklamasi yang terasa begitu hikmat. Satu demi satu susunan acara berlangsung sampai pada waktunya pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Hentakan langkah yang begitu kompak memecah keheningan halaman Istana Merdeka pada pagi itu. Tampak sekali begitu gagahnya dengan pakaian putih - putih yang dipakai oleh para pelajar - pelajar terpilih dan pakaian kebesaran merah putih kawal Istana yang dipakai oleh prajurit - prajurit Yonwal Paspampres. Presiden RI yang secara langsung menyerahkan bendera pusaka untuk selanjutnya dikibarkan di halaman Istana Merdeka dengan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya semakin menambah keheningan suasana di hari kemerdekaan bangsa ini, setelah prosesi pengibaran bendera selesai tampak 4 orang Prajurit pengawal tiang berpakaian merah putih kawal Istana dengan langkah tegap mendekati tiang bendera dan mengambil posisi mengelilingi tiang untuk menjaga sang merah putih, mereka akan secara bergantian menjaga hingga waktu penurunan tiba.

BIGROND.jpg

Tepat pukul 17.00 Wib upacara penurunan Sang Saka Merah Putih dimulai. Pada saat penurunan Sang Saka Merah Putih berlangsung dengan hikmat para pelajar - pelajar terpilih dan prajurit - prajurit terpilih ini mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.

Sungguh hal yang tidak disangka oleh kita semua bahwa prajurit - prajurit terpilih yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka ini adalah seluruhnya Prajurit Yonwal Paspampres yang kita banggakan, mereka melaksanakan tugas yang sangat mulia mengawal pengibaran dan penurunan Bendera Sang Saka Merah Putih di halaman Istana Merdeka.

Merupakan suatu kebanggaan yang tidak ternilai harganya karena ini adalah prestasi yang dibanggakan oleh Prajurit Batalyon Pengawal Paspampres dalam melaksanakan tugasnya dengan baik. Prestasi ini tidak lepas dari dukungan moral Komandan Batalyon Pengawal Letkol Cpm Salidin.,SH.M.Hum semakin menambah semangat untuk tampil lebih baik di masa yang akan datang.

 

(Admin)
print page